Kompor Listrik vs Kompor Gas

Kompor Listrik vs Kompor Gas Mana Lebih hemat dan Aman?

Posted on

Kompor Listrik vs Kompor Gas Mana lebih baik? – Kamu jika disuruh memilih akan pilih yang mana? berikut kami akan share kelebihan dari kompor listrik dari kompor gas.

Kelebihan Kompor Listrik dibandingkan Kompor Gas

Mengurangi Risiko Kebocoran Gas

Meski bukan tanpa risiko seperti korsleting atau sengatan listrik, penggunaan kompor listrik mengurangi kecelakaan akibat kebocoran gas. Tersedianya berbagai macam regulator yang sudah memiliki klip pengaman tidak menjamin tidak akan terjadi kebocoran gas. Terlebih saat kebocoran dan ledakan disebabkan oleh faktor human error seperti tidak rapat memasang regulator dan menyambungkannya ke kompor.

Kebocoran gas bisa berakibat fatal bagi penghuni rumah. Mulai dari keracunan sampai yang paling parah adalah ledakan dan kebakaran yang bisa mengancam nyawa seluruh penghuni rumah dan juga tetangga rumah Anda.

Lebih Ramah Lingkungan

Penggunaan gas dan api pada kompor konvensional mengeluarkan polusi berupa CO2 yang merusak lingkungan dalam jangka panjang. Sementara itu, kompor listrik yang menggunakan konduktor listrik tidak mengeluarkan polusi sama sekali saat digunakan untuk memasak.

Rata-rata konsumsi gas LPG rumah tangga mencapai 144 kilogram per tahun dan emisi CO2 yang dikeluarkan adalah 429.7 kilogram. Dengan kompor gas yang masih mendominasi rumah tangga Indonesia, tingkat polusi yang dikeluarkan sangat tinggi dan memberikan efek yang buruk terhadap lingkungan.

Artikel Terkait :

Kompor Listrik Untuk Menghemat Biaya

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, orang terdemotivasi untuk berpindah ke kompor listrik karena harganya yang tampak mahal di awal. Padahal faktanya, kompor listrik jauh lebih hemat biaya dibandingkan kompor gas dalam jangka panjang. PLN mengatakan biaya yang bisa dihemat saat memasak dengan kompor listrik adalah sebanyak 18%.

Gambarannya adalah memasak sepuluh liter air menggunakan kompor gas akan membuat Anda mengeluarkan sebanyak Rp 6.171. Sementara itu, dengan jumlah air yang sama dan menggunakan kompor induksi 1.200 watt, Anda hanya akan mengeluarkan uang sebesar Rp 1.283.

Penyebaran Panas Merata

Dengan sistem induksi yang digunakannya, kompor listrik mempunyai kemampuan untuk menyebarkan panas dengan lebih merata dibandingkan kompor gas yang menggunakan sumbu. Belum lagi saat sumbu-sumbu kompor gas ada yang mati dan api tidak menyala dengan penuh, membuat penyebaran panas tidak merata. Kompor listrik dengan gelombang elektromagnetik yang dikeluarkannya tidak mempunyai masalah seperti itu dan membuat proses memasak Anda lebih menyenangkan.

Kompor Listrik Lebih Hemat Energi

Dengan penyebaran panas yang lebih merata dan konstan, kompor listrik justru membuat Anda bisa menghemat penggunaan energi untuk memasak. Induksi yang rata membuat masakan lebih cepat matang dibandingkan sumbu api yang tidak menyala dengan maksimal. Kondisi ini mempercepat proses memasak dan justru mengurangi penggunaan listrik yang kemudian berkontribusi terhadap penghematan biaya yang sudah disebutkan sebelumnya.

Kompor Listrik Mudah Dibersihkan

Desainnya yang lebih rata, mulus, dan bisa menjadi satu kesatuan dengan konter di dapur membuat kompor listrik lebih mudah dibersihkan daripada kompor gas. Pada kompor gas Anda harus melepas beberapa bagian seperti penyangga tungku kompor untuk bisa membersihkan kompor secara menyeluruh. Sementara dengan kompor listrik, Anda bisa hanya mengelapnya bersamaan dengan konter dapur dan kompor pun sudah bersih.

Sudah paham dengan manfaat-manfaat yang dimiliki kompor listrik? Mari kita mulai berpindah ke kompor listrik untuk diri sendiri dan lingkungan. Bantu sukseskan program pemerintah tentang peralihan kompor gas menjadi kompor listrik.

Leave a Reply