7 Trik Jitu Membuat Waffle yang Lembut di Dalam & Renyah di Luar

Posted on

Trik Membuat Waffle Lembut – Sebagai alternatif dari nasi, waffle agaknya dapat dijadikan selingan untuk sarapan, nih. Variasi makanan atau minuman pendampingnya pun beragam, cukup disesuaikan dengan selera. Membuat waffle pun terbilang praktis, asalkan langkah-langkahnya diikuti dengan tepat. Alhasil, waffle buatan rumahan pun dapat bercitarasa sedap dengan tekstur yang empuk di dalam namun renyah di bagian luarnya.

Yuk, ikuti trik berikut supaya waffle-mu dapat seenak buatan kafe!

  1. Gunakan tepung berprotein rendah, serta pastikan semua bahan masih berkondisi baik

Untuk tepung, sebaiknya gunakanlah tepung terigu berprotein rendah. Pastikan pula tepung tersebut dan bahan-bahan lainnya masih dalam kondisi yang baik. Selain itu, alat-alat yang akan digunakan untuk membuat adonan pun harus dalam kondisi bersih serta kering supaya adonan dapat tercampur dengan lebih merata dan higienis.

  1. Ayak bahan kering, kocok kuning telur dan putih telur pada wadah yang terpisah

Ayak bahan-bahan kering seperti tepung, baking powder, gula pasir, bahkan garam. Tujuannya, supaya bahan-bahan tersebut tak malah menggumpal saat dijadikan adonan kelak. Tak hanya itu, kuning telur dan putih telur pun sebaiknya dikocok pada wadah terpisah. Usut punya usut, putih telur merupakan salah satu kunci untuk memperoleh adonan waffle yang mengembang sempurna.

Aduk kuning telur dengan minyak goreng ataupun margarin, lakukan hingga mengental, kemudian masukkan tepung sedikit demi sedikit hingga adonan bertekstur kental. Selanjutnya, aduk putih telur dengan gula pasir ataupun krim kocok dalam wadah lainnya hingga mengental. Kemudian, campurkan adonan putih telur tersebut ke dalam adonan kuning telur tadi.

  1. Jangan mengaduk putih telur (dengan gula pasir ataupun krim kocok) dalam waktu lama

Nah, yang juga patut dipatuhi adalah proses mengaduk putih telur tersebut tak boleh dilakukan terlalu lama. Sebab semakin lama diaduk, maka tekstur waffle kelak malah menjadi tak padat, keras, bantet, bahkan rentan hancur.

Advertisement

Dengan kata lain, cukup kocok putih telur dengan gula pasir ataupun krim kocok dalam waktu yang sebentar saja atau hingga adonan tampak sudah mengembang. Jika ingin memperkaya citarasa waffle, maka tambahkan sedikit tepung beras, kayu manis, ataupun vanili bubuk ke dalam adonan.

  1. Daripada margarin ataupun mentega cair, lebih disarankan memakai minyak goreng

Alih-alih menggunakan margarin ataupun mentega cair saat membuat adonan waffle, lebih disarankan untuk memakai minyak goreng. Pasalnya, bahan ini rupanya dapat membuat bagian luar waffle menjadi lebih garing. Namun, jangan memakai minyak goreng tersebut dalam jumlah yang terlampau banyak, sesuaikanlah dengan adonan.

  1. Panaskan cetakan, tuang adonan jika cetakan sudah benar-benar panas

Sebelum memanggang waffle, panaskanlah cetakannya terlebih dahulu kemudian tuangkan adonan jika cetakan sudah benar-benar panas. Tujuannya, supaya waffle dapat mengembang dengan baik. Alhasil, tekstur bantet pun dapat dihindari.

Alat pembuat Waffle mini praktis yang cukup dicolok ke listrik, tunggu sampe panas, masukan adonan waffle, tutup dan tunggu hingga matang.

  1. Tunggu hingga adonan mengembang dan matang, balikkan ke sisi lainnya

Tunggulah beberapa saat hingga adonan sudah mengembang dan matang. Kemudian, balikkan ke sisi lainnya, lalu buka cetakan. Perhatikan tampilan luar Waffle, apabila tampak lembek, itu artinya api yang digunakan kurang besar. Perbesar api, namun jangan terlampau besar sebab malah tak akan menghasilkan waffle yang bagus.

  1. Angkat jika sudah matang, tambahkan aneka topping sesuai selera

Setelah matang, angkat dan sajikan. Waffle pun siap untuk disantap selagi hangat, cukup tambahkan topping sesuai selera. Mulai dari stroberi, madu, selai kacang, susu, cokelat, keju, dan lainnya.

Nah, itulah trik supaya waffle buatan rumahan dapat bertekstur empuk di dalam namun tetap renyah pada bagian luarnya. Dicoba, deh!

Resep Waffle Anti Gagal dari Dapur Nana

Leave a Reply