Inilah 7 Trik Menyimpan Bahan Makanan agar tahan lebih lama Jika Tak Ada Kulkas di rumah

Posted on

Menyimpan bahan makanan atau menyetok bisa jadi salah satu cara supaya pengeluaran bulanan bisa lebih hemat. Menyimpan paling umum adalah memasukkannya ke dalam kulkas. Nah, apa kabar mereka yang nggak punya kulkas di rumah atau kosnya? Alih-alih berhemat, stok bahan makanan malah busuk dan tak bisa dikonsumsi lagi.

Tapi tenang, ada beberapa cara yang bisa kamu praktikkan supaya stok bahan makanan bisa lebih awet meski tak disimpan dalam kulkas. Cekidot!

Loading...

Tips Menyimpan Bahan Makanan agar Awet lebih lama

Beberapa bahan makanan tertentu bisa awet jika disimpan dalam ruang terbuka

Cara ini bisa diterapkan pada bahan makanan yang teksturnya keras, seperti kentang, wortel, atau bahkan aneka bawang. Sayuran mesti kamu bersihkan dan keringkan dulu. Hindari menaruh sayuran di tempat tertutup, karena uap udara bisa membuatnya jadi cepat busuk.

Untuk sayuran berbatang, bisa kamu taruh di wadah berisi air

Setidaknya, cara ini bisa bikin sayur tetap hijau selama dua hingga tiga hari ke depan. Beberapa sayur yang bisa diawetkan dengan metode ini ialah bayam, kangkung, dan daun bawang.

Pengeringan juga jadi salah satu metode yang bisa diterapkan untuk mengawetkan bahan makanan

Umumnya, metode ini hanya dipakai untuk ikan. Tapi kini, banyak juga yang menggunakannya untuk mengeringkan bumbu dapur dan buah. Seperti rosemary, oregano, daun salam, bahkan nanas. Asal proses pengeringannya tepat, bahan makanan bisa awet hingga satu bulanan.

Untuk tahu, bisa kamu rendam dalam larutan air garam agar lebih awet

Cuci bersih tahu dengan air mengalir. Siapkan air matang yang sudah diberi garam, lalu rendam tahu selama satu jam. Siapkan wadah bertutup lalu isi dengan air bersih, pindahkan tahu yang sudah direndam air garam ke dalam wadah berisi air lalu tutup rapat. Cara ini bisa bikin tahu lebih awet hingga lima hari lo!

Sayur yang mudah rusak bisa kamu awetkan dengan merebusnya terlebih dulu

Metode ini berlaku untuk mengawetkan tomat, brokoli, dan kol. Untuk kol dan brokoli, mesti kamu rendam di air garam dulu sebelum direbus. Proses perebusan juga bisa kamu lakukan untuk mengawetkan ayam. Tapi biar lebih praktis, ayam bisa kamu ungkep sekalian.

Ada juga sayur yang bisa awet dengan dimasukkan dalam kaleng berisi air penuh

Sayuran sejenis kacang polong akan lebih awet jika disimpan dengan metode ini. Tapi pastikan kamu menyimpannya di ruangan yang nggak begitu panas, sehingga sayuran tak akan mudah busuk.

Jamur tiram dan kancing bisa disimpan dengan dibungkus kertas

Agar tak terkontaminasi bahan kimia, gunakan kertas bersih tanpa tinta. Alih-alih, mengencangkan dengan karet gelang, bungkus kertasnya dengan staples saja. Sebab, tekanan di karet gelang bisa merusak sebagian tekstur batang jamur. Selain jamur, cara ini juga bisa dipakai untuk mengawetkan sawi putih lo!

Sebenarnya, ada juga metode lain yang bisa dipakai, yakni pengasapan. Sayangnya, tak semua bisa melakukannya. Apalagi jika kamu tinggal di wilayah yang lembap dan cenderung dingin. Nah, untuk menyelamatkan bahan-bahan dapurmu sementara nggak ada kulkas, praktikkan cara di atas, ya!

Leave a Reply