SHARE

Banyak ibu ibu yang bertanya apa sih bedanya tepung terigu protein tinggi sedang dan rendah? Apakah semua jenis tepung terigu itu sama? Nah postingan kali ini akan membahas tentang perbedaaan diantara ketiganya dan Fungsi dari masing masing tepung terigu.

Perbedaan tepung terigu berdasarkan kandungan proteinnya ini tidak terlihat terlalu signifikan. Namun, secara tekstur tepung terigu protein tinggi lebih lembut dan kenyal, karena mengandung lebih banyak gluten.

Gluten adalah senyawa asam amino yang membentuk rongga tak beraturan semacam serat kasar dan merupakan bagian dari protein yang terkandung dalam pati.

Gluten bersifat kedap udara, sehingga terigu yang mengandung lebih banyak gluten memiliki kemampuan mengikat udara lebih banyak.

Oleh karena itu, terigu ini dapat mengembang dengan baik, terutama pada olahan seperti roti.

Tepung Terigu Protein Tinggi

Tepung terigu protein tinggi mengandung protein sebesar 13-14%, namun kelemahannya adalah cepat basi dan berjamur sehingga tidak bertahan lama.

Ciri tepung terigu ini adalah mempunyai daya serap air tinggi, elastis, dan mudah digiling.

Terigu ini cocok untuk membuat donat, kue sus, roti tawar, roti manis, burger/hot dog bun, mi instan, mi basah, mi kering, martabak telur, dan roti goreng.

Tepung Terigu Protein Sedang

Tepung terigu protein sedang mengandung protein sebesar 11-12% dan sering disebut tepung terigu serba guna, karena dapat digunakan pada hampir setiap masakan.

Tepung ini cocok untuk membuat bolu, brownies, waffle, donut, cake pisang, martabak manis, muffin, kue bulan, croissant, puff pastry, danish, bakpia, pastel, kroket, risoles, dan lain-lain.

Tepung Terigu Protein Rendah

Tepung terigu protein rendah mengandung protein sebesar 8-11%, serta digunakan pada makanan yang tidak mengutamakan volume dan kekenyalan.

Ciri tepung terigu ini adalah daya serap air dan gula yang rendah, hasil adonan tidak lunak dan cenderung sulit diuleni.

Masakan yang menggunakan tepung terigu ini akan tahan lama, karena dengan kadar protein rendah makanan tidak mudah berjamur.

Tepung terigu ini cocok untuk membuat biskuit, bakpia, kue kering, crackers, black forest, cake coklat, lapis legit, lapis surabaya, Swiss roll, chiffon cake, pie, sponge cake, waffle, crepes, pancake, kue cubit, kerupuk, dan kue kering lainnya.

Penggunaan tepung terigu bisa disesuaikan dengan masakan yang akan dibuat.

Tepung terigu dengan kandungan protein tepat akan menghasilkan tekstur dan rasa masakan yang lezat

Loading...