Inilah Perbedaan Mentega dan Margarin yang Perlu kamu Tau!

Posted on

Apakah kamu tahu perbedaan antara margarin dan mentega? Atau kamu menganggap bahwa dua produk ini adalah produk yang sama?

Meskipun penampilannya serupa, margarin dan mentega adalah dua produk yang berbeda. Simak perbedaan margarin dan mentega seperti yang kumparan (kumparan.com) kutip dari The Kitchn.

Loading...
  1. Warna

Cara yang mudah untuk membedakan margarin dan mentega adalah melalui warnanya. Margarin mempunyai warna kuning yang lebih pekat sedangkan mentega mempunyai warna yang lebih pucat.

  1. Aroma

Jika dihirup, mentega lebih mengeluarkan aroma harum yang lebih menyengat dibandingkan margarin. Apabila sebuah adonan kue menggunakan mentega, maka wangi harum mentega akan keluar dari kue yang selesai dipanggang. Sedangkan aroma dari margarin tidak begitu keluar.

  1. Bahan Pembuatnya

Perbedaan lain adalah kandungan dari dua produk ini berbeda. Mentega terbuat dari susu atau krim. Proses pembuatannya adalah dengan cara memisahkan lemak susu dari buttermilk. Mentega yang paling sering kita gunakan adalah mentega yang terbuat dari susu sapi, dan juga terdapat mentega yang terbuat dari susu domba, kambing atau kerbau.

Sedangkan margarin adalah produk yang tidak terbuat dari susu melainkan dari nabati. Awalnya pada tahun 1800an, margarin sebagai pengganti mentega dibuat dari lemak hewani namun kini margarin dibuat dari bahan-bahan seperti minyak sayur, air, garam, emulsifier. Beberapa produk margarin masih menggunakan susu sebagai salah satu bahan utamanya.

  1. Kandungan Kolestrol

Karena terbuat dari lemak hewani, kandungan kolesterol dan lemak jenuh pada mentega lebih tinggi daripada margarin. Namun, untuk produk mentega oles memiliki kalori dan lemak yang lebih rendah. Mentega yang biasa dijual secara komersil di Amerika mengandung sekitar 80% lemak. Dan yang yang membuatnya makin berbeda dengan margarin adalah, mentega bisa dibuat sendiri di rumah sedangkan margarin harus diolah di pabrik.

Sama seperti mentega, margarin oles mengandung lemak yang lebih rendah sekitar 10-90%. Tinggi rendahnya kandungan lemak pada margarin tergantung pada kandungan lemak yang berasal dari minyak sayur. Semakin rendah kandungan lemak pada margarin, maka semakin banyak kandungan air pada margarin tersebut.

Karena margarin terbuat dari minyak sayur, kandungan kolesterol dan minyak jenuh pada margarin jauh lebih rendah dibandingkan dengan mentega. Namun, margarin memiliki persentase yang lebih tinggi untuk kandungan lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal.

Advertisement
  1. Tekstur

Karena bahan yang berbeda akan menyebabkan tekstur dari dua produk ini juga berbeda. Tekstur margarin cenderung lebih lembek dibandingkan mentega. Margarin lebih cocok untuk diolah menjadi kue yang bertekstur lebih keras seperti kukis karena kandungan air yang cukup tinggi. Sedangkan mentega cocok untuk semua olahan kue dan roti.

Susu sapi sebagai bahan utama pembuatan mentega membuat harga mentega jauh lebih mahal ketimbang margarin. Tidak perlu khawatr, kamu bisa mengganti mentega dengan margarin karena memiliki fungsi yang sama.

Mana yang lebih sehat?

Setelah mengetahui perbedaan antara mentega dan margarin, kini tugas Anda adalah mempertimbangkan mana yang paling baik. Memilih produk mana yang lebih sehat, antara mentega dan margarin, bukanlah urusan yang mudah. Setiap merek memiliki kandungan dan bahan tambahan yang berbeda-beda sehingga Anda tetap harus memerhatikan baik-baik informasi gizi dan komposisi yang tercantum pada kemasan.

Akan tetapi jika dilihat dari bahan dasarnya, margarin cenderung lebih aman bagi kesehatan Anda dan keluarga. Tak seperti mentega yang terbuat dari susu sapi, margarin tidak mengandung lemak hewani. Maka, kolesterol dan lemak yang terkandung dalam margarin tak setinggi mentega.

Sebesar 80% dari mentega sendiri terdiri dari lemak hewani, yaitu lemak jenuh dan lemak trans. Kedua jenis lemak ini bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan berisiko menyebabkan berbagai penyakit jantung. Selain itu, lemak trans juga akan mengurangi kadar kolesterol baik (HDL) sehingga kadar kolesterol Anda jadi tidak stabil dan seimbang. Satu sendok makan mentega sudah memenuhi sejumlah 35% dari kebutuhan lemak jenuh harian Anda. Maka, Anda sebaiknya memerhatikan takaran mentega yang Anda konsumsi dalam satu hari, terutama jika Anda memiliki masalah jantung atau sedang berusaha menurunkan berat badan.

Dibandingkan dengan mentega, margarin yang terbuat dari minyak nabati justru kaya akan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan. Lemak tak jenuh berfungsi untuk menurunkan jumlah kolesterol jahat (LDL). Lemak yang terdapat dalam margarin juga kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk menjaga fungsi otak dan mengurangi faktor risiko untuk berbagai penyakit seperti jantung, diabetes, asma, dan ginjal. Namun, perlu dicatat bahwa beberapa produk margarin mengandung lemak trans yang jahat bagi kadar kolesterol Anda.

Tips memilih mentega dan margarin terbaik

Karena tiap merek menawarkan kandungan yang berbeda-beda, Anda harus cermat dalam memilih produk yang paling sehat. Semakin padat mentega dan margarin yang Anda beli, semakin tinggi juga kadar lemaknya. Maka, sebisa mungkin pilihlah mentega dan margarin yang dikemas dalam wadah plastik, bukan dalam bentuk batangan.

Perhatikan apabila ada tulisan “whipped” pada kemasan mentega. Itu berarti mentega tersebut sudah dikocok sehingga teksturnya lebih ringan dan berbusa. Mentega yang dikocok mengandung lebih banyak udara dan lemak yang lebih sedikit hingga 50%. Namun, mentega jenis ini terkadang tidak bisa digunakan sebagai bahan adonan kue tertentu.

Ketika Anda hendak membeli margarin, carilah produk yang mencantumkan keterangan “bebas lemak trans”. Meskipun masih mengandung lemak tak jenuh dan kolesterol, paling tidak kadarnya lebih sedikit. Pada akhirnya, memilih mentega dan margarin yang terbaik perlu disesuaikan dengan kebutuhan Anda sendiri. Jika Anda mengidap penyakit jantung atau gangguan serupa, konsultasikan dengan dokter mana pilihan terbaik yang aman dan sehat bagi Anda.

Leave a Reply