SHARE

Bundo-bundo, saya nak share tepung tapioka (kanji/aci/singkong) dan tepung sagu (aren).

Banyak yang kira kedua tepung itu sama, padahal beda sangat.

Kalau tepung tapioka dari singkong (cassava), sedangkan sagu dibuat dari bagian tengah batang pohon sagu (masuk keluarga palm). Secara fisik tepung sagu teraso lebih “garing” dan kesat daripada tapioka yang halus & licin.

Tepung sagu menghasilkan tektur padat kenyal, kalo tapioka kenyal sajo, ndak bisa padat.

Maka dari itu tepung sagu banyak dipakai untuk pempek & krupuk berkualitas bagus.

Tapi kok banyak yang sukses mengganti sagu dengan tapioka dan sebaliknya saat bikin kue kering? Kalo untuk kue kering, BISA! Karena pada kue kering ndak dicampur cairan (kalopun ado bahan cairnya takarannya miniiiim) sehingga saat dipanaskan ndak mengalami proses perubahan tekstur. Keduanya bisa dipake dan saling menggantikan, hasilnya tetep enak & renyah.

Tapi kalo untuk pempek, TAPIOKA TIDAK BISA MENGGANTIKAN SAGU. Kenapo?karena sagu menghasilkan struktur yang padat sementara tapioka cuma punya efek kenyal sajo. Struktur padat dari sagu ini sangat diperlukan pada pempek mengingat daging ikan cenderung lembut dan lunak tidak seperti daging/sapi. Kalo nekat pake kanji untuk pempek hasilnya akan kenyal molooor…

Untuk bakso, tapioka dan sagu bisa saling menggantikan.

Untuk gorengan dengan tapioka sebagai bodi (bukan coating) misal Cireng alias aci goreng, NDAK BISA diganti sagu. Pas masi panas masih oke lah hampir bedanya sama2 kenyal2, tapi pas udah adem…. dijamin kerass…! catatanblogTTM

Semoga membantu

By: Bunda Rafika Aesthetic

Loading...