8 Trik Memasak Daging Ayam yang Bebas Bercak Darah. Matangnya Merata dan Nggak Bikin Muntah

Posted on

Menjadi makanan favorit sejuta umat, daging ayam banyak mengandung protein yang bermanfaat bagi tubuh. Daging ayam bisa dimasak menjadi beragam olahan seperti ayam goreng, sup, sate, pepes, hingga olahan daging ayam giling yang nggak kalah menggugah selera.

Terkadang saat menikmati daging ayam, kita sering menemukan warna merah gelap di bagian daging atau tulangnya — yang disinyalir sebagai bercak darah yang diakibatkan karena proses pemotongan, penyimpanan, hingga pengolahannya yang kurang tepat. Meski daging ayam mengandung protein, namun jika masih terdapat bercak darah, maka berpotensi menyebabkan keracunan karena adanya bakteri yang masih tertinggal di dalamnya, seperti dikatakan dr. Adhi Pasha dalam Alodokter.

Loading...

Untuk mengatasinya, ada beberapa cara untuk memasak daging ayam potong supaya nggak meninggalkan bercak darah pada bagian dalamnya. Simak sampai habis, ya!

  1. Pastikan teknik memotong ayam sudah tepat

Salah satu alasan penting daging ayam masih berdarah adalah teknik memotong yang salah. Biasanya kalau salah potong itu yang menyebabkan ada memar pada tulang ayam, atau itu juga yang menyebabkan darah keluar. Itu salah satu poin penting. Maka itu, untuk menghindari teknik memotong yang salah sebaiknya kamu meminta potong langsung saat membeli ayam di supermarket.

Bila memotong ayam sendiri di rumah, pastikan memutus jalan darah, jalan nafas dan jalan makanan dengan sekali gerakan, tanpa mengangkat pisau dari leher dan tanpa memutus langsung kepala.

  1. Potong ayam yang akan dimasak dengan ukuran kecil atau nggak terlalu besar agar cepat matang dan sempurna

Kalau ayam harus dipotong besar-besar, sebaiknya diungkep atau direbus dulu dengan bumbu-bumbu agar bakteri dan darah hilang. Bau amis pun akan hilang berkat ketajaman rasa bumbu.

  1. Pastikan daging ayam nggak disimpan hingga beku atau berada dalam suhu ruang

Freezer burn adalah kondisi ayam yang membeku. Dalam keadaan beku, daging akan jadi lebam dan cenderung kemerah-merahan. Penyebabnya karena banyak udara masuk selama di dalam freezer. Meskipun demikian, ayam sebenarnya masih aman untuk dikonsumsi. Hanya saja tektur dan warnanya saja yang berubah. Biasanya, bagian ayam yang terkena freezer burn akan terasa kering atau sepah.

Lain hal, jika kamu sudah membeli ayam potongan sesuai bagian yang diinginkan –misalnya dada atau paha. Maka, selanjutnya pastikan daging ayam tersebut nggak beku atau sudah dalam suhu ruang. Dengan begitu, proses pematangan saat memasak ayam goreng berlapis tepung bakal lebih mudah.

  1. Keluarkan ayam yang disimpan dalam kulkas hanya saat akan dimasak

Sebelum dimasak, biarkan ayam yang baru saja keluar dari kulkas di suhu ruangan. Umumnya daging ayam disimpan di dalam lemari es sebelum diolah. Nah, saat ingin memasaknya, jangan langsung menggoreng ayam yang masih dalam keadaan beku. Biarkan ayam beberapa saat pada suhu ruang terlebih dahulu. Langsung memasak ayam yang masih beku ini akan membuat bagian luar cepat matang namun bagian dalam masih mentah.

Jangan sampai terlalu lama membiarkan ayam berada pada suhu ruangan, karena suhu ruangan memilik bakteri yang bisa muncul pada daging yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

  1. Cuci ayam hingga bersih

Cuci bersih potongan ayam terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran hingga risiko bakteri pada makanan mentah. Begitu pula, bila kamu hendak menyimpan sisa potongan ayam dalam freezer. Jangan lupa untuk mencucinya terlebih dahulu, lalu tiriskan hingga kering, masukkan dalam wadah bersih, dan simpan dalam freezer. Kalau kamu nggak mencucinya, dikhawatirkan masih ada sisa darah pembawa bakteri yang bisa mengkontaminasi bahan makanan lain di freezer, dan umur simpannya juga jadi nggak panjang.

  1. Tusuk-tusuk ayam dengan garpu dan gunakan minyak yang banyak

Tusuk-tusuk daging ayam dengan garpu sebelum dimasak atau digoreng. Ini akan membuat minyak panas merasuk ke dalam daging sehingga ayam bisa matang dengan merata sampai ke daging bagian dalam. Pastikan untuk menggunakan minyak dalam jumlah banyak sampai daging ayam terendam. Ini akan mematangkan ayam dengan merata.

  1. Gunakan api kecil saat memasak

Saat memasak ayam goreng tepung pastikan api yang kamu gunakan tidak terlalu besar. Api besar cocoknya digunakan untuk memasak makanan yang cepat matang atau langsung angkat. Sedangkan makanan berlapis tepung, roti, atau lapisan lainnya sebaiknya pakai api medium saja agar matang sempurna hingga ke dalam.

  1. Hindari menggunakan alat masak dan bumbu berulang setelah bersinggungan dengan daging ayam mentah

Jangan gunakan bumbu secara berulang karena menggunakan kembali bumbu yang tersisa dari ayam untuk memarinasi daging selanjutnya memang terdengar hemat. Akan tetapi, berulang kali memakai bumbu yang sama untuk marinasi dapat menyebarkan bakteri. Pisau atau peralatan dapur yang bersinggungan dengan daging ayam mentah mengandung bakteri salmonella. Ketika peralatan tersebut digunakan untuk hal lain, bakteri akan berpindah tempat. Untuk menghindari tersebarnya bakteri, selalu cuci semua peralatan yang sudah terkena daging ayam mentah sebelum digunakan untuk yang lainnya.

Nah, dengan trik memasak daging ayam seperti yang Hipwee paparkan di atas, niscaya nggak akan ada sisa bercak darah yang tertinggal di dalam olahan daging ayam. Makan jadi lebih berselera dan tentunya bebas bakteri berbahaya~

Leave a Reply